Chat with us, powered by LiveChat

Direktur Utama Telkomsel: Kami Tidak Akan Mematikan 2G

Semakin hari, penggunaan data internet makin massif digunakan masyarakat. Hal itu terbukti dari peningkatan trafik data operator seluler. Telkomsel misalnya. Operator seluler ini mengklaim bahwa trafik data terjadi kenaikan signifikan.

Kendati begitu, Telkomsel mengakui bahwa masih ada pengguna layanannya yang masih menggunakan 2G. Bahkan tidak mungkiri masih menyumbang kontribusi pada perusahaan.

Lantas, sejalan dengan perkembangan teknologi, apakah 2G ini akan dimatikan?

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah menegaskan tidak akan mematikan teknologi ini. Namun, pihak perusahaan akan memfasilitasi agar pengguna 2G beralih menggunakan 4G.

“Kita tidak akan mematikan 2G tapi memfasilitasi para pengguna kami. Memfasilitasi ini seperti masuk ke layanan 4G. Kita bantu mereka seperti kemudahan USIM dan lain sebagainya. Jadi, kami tidak ada rencana mematikan 2G,” ungkap Ririek saat acara media gathering Telkomsel di Bali, Selasa (30/4).

Lebih lanjut, kata Ririek, pengguna 2G akan tetap dilayani sebagaimana mestinya. Sementara itu, Bob Apriawan, Direktur Network Telkomsel, mengatakan, sejauh ini jumlah BTS 2G yang dimiliki Telkomsel sebanyak 50 ribu.

Terlepas dari soal itu, saat ini Telkomsel telah meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 10.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia untuk menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai.

Hal yang berbeda dilakukan oleh operator XL Axiata. Dikatakan Chief Technology Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya, pihaknya memperkirakan jaringan 2G miliknya akan dimatikan total dalam kurun waktu 2 sampai tahun-tahun ke depan.

Penonaktifkan jaringan 2G ini dilakukan bertahap dari cluster ke cluster. Maksudnya, XL Axiata akan mematikan jaringan 2G di wilayah tertentu di mana penggunanya 2G-nya semkain menyusut.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *